Jumat, 01 Oktober 2010

catatan sajak malam

purnama sukma dilukisnya duka
timang paraw angkasa raya
sajak perlahan lirih tercatat
diam-diam saja

ada wajah di sampingku
perempuan dia tersenyum
mengulur waktuku yang silam itu
ku ingin berkata
aku bisu terpekur diam
syukurku melambung
ku lukis wajahmu
tak henti-henti
inilah usai malam dalam catatan sajak

kembali aku terdiam
kembali pula kudapati tubuhku
aku mengenalnya
semestinya aku sadar
siapa sianak ini

terima kasih atas sejenak malam darimu
ku bahagia
jika kau mengerti.....

Selasa, 02 Februari 2010

Ha..Ha...Ha....


aku masih ingin bernafas
untuk mngerti dirimu bisu
gadis manis pelepasan
kini kau lukai dirimu sendiri

bukan aku yang bijak
bukan aku yang bajuk
bukan aku yang membujuk
tapi kau yang takluk

jadi jngan salahkan aku
kalau kini ku menertawaimu
sebagai wanita tolol
ha...ha...ha....ha...
terima kasih kau telah pergi
itulah pengertianku kepadamu
selamat jalan....
AKU

aku ingin hidup seribu tahun lagi

hanya untuk mengerti diriku

dan mengalahkan diriku sendiri

atau hanya untuk kunodai diriku sendiri